Support service
×

Business index ISM

Indeks ISM (Institute of Supply Management Index, sebelumnya NAPFM (National Association of Purchasing Managers)
Indikator untuk Institute for Supply Management Chartered Institute of Purchasing and Supply. Sampai bulan Januari 2022 memiliki nama NAPM - National Association of Purchasing Management.

Nilai indeks ISM diatas 50 biasanya dianggap sebagai kenaikkan indikator aktifitas produksi, dan kurang dari 50 - dianggap turun. Pada umumnya, ketika nilai ISM mendekati 60, investor gugup mengenai kemungkinan memanasnya ekonomi yang berlebihan, kenaikkan indlasi dan pengukuran relevan (kenaikkan suku bunga) oleh Federal Reserve Bank. Dengan nilai yang turun sampai 40, ada pembicaraan mengenai resesi. Baru-baru ini, investor memperhatikan tidak hanya indeks gabungan (lihatlah ""Metode Kalkulasi""), tetapi juga komponen individu seperti tenaga kerja dan harga yang dibayarkan. JAdi indeks ISM dikeluarkan tepat setelah pengeluaran data publikasi dan sering digunakan untuk perbaikkan data biro statistik tenaga kerja.

Indeks dikalkulasikan dalam skala lima komponen yang memiliki nilai spesifik berikut: Order baru (30%), Produksi (25%), tenaga kerja (20%), pengiriman penyedia (15%), inventaris (10%). Responden pada survey ditanyakan mengenai hasil aktifitas produksi. Jawaban formal dibatasi dengan istilah ""lebih tinggi"" (lebih banyak), ""lebih rendah"" (lebih sedikit), atau ""tidak ada perubahan"" dalam perbandingan dengan bulan sebelumnya. Responden juga dapat menambah komentarnya sendiri. Setiap komponen laporan menyatakan penyebaran indeks, yang dikalkulasikan sebagai jumlah perubahan persentase sederhana dari ""lebih tinggi"" dan ""lebih rendah"" plus sebagian jawaban ""sama"" atau ""tidak ada perubahan"". Penyebaran indeks, yang merupakan indikator hasil, disebut Purchasing Managers
Index (PMI). Nilainya dapat berfluktuasi antara 0 -100% dengan perbedaan karakteristik: 50% berarti ketiadaan perubahan apapun; diatas 50% - peningkatan; dan kurang dari 50% - penurunan.

Pengaruh pada pasar saham: Jika, baru-baru ini, aktifitas perusahaan menguntungkan dan suku bunga berada di level yang rendah, kenaikkan indeks penyebaran akan dianggap sebagai sinyal pertumbuhan pasar. Jika indikator lainnya menunjukkan akhir dari siklus bisnis - pemanasan, inflasi, dan kenaikkan suku bunga - kenaikkan indeks ISM dapat menjadi sinyal yang kuat pada penjualan saham besar-besaran.
Periode pengeluaran: Dikeluarkan pada 15:00 (GMT + 00) di hari kerja pertama yang diikuti bulan pelaporan.

Sumber: Insistut manajemen pasokkan.

Insiden pada pasar: pertengahan.

Isi formulir di bawah ini:

Apa penilaian Anda terhadap bantuan yang diterima?

Komentar:

tidak dibutuhkan

Feedback Anda sangat penting bagi kami.
Terima kasih telah mengisi survei online kami.

smile""