Toolbox
Toolbox





Gross domestic product (GDP)

Gross Domestic Product - GDP (Produk kotor domestik) - merupakan indeks utama sistem akun nasional (Sistem of National Accounts - SNA) yang dikarakteristik oleh hasil final dari kesatuan aktifitas program ekonomi - penduduk, dan pengukuran biaya barang dan jasa, yang diproduksi oleh kesatuan untuk penggunaan akhir. GDP adalah indeks utama, yang menunjukkan kondisi ekonomi nasional. GDP adalah indikator produk manufaktur, yang berjumlah pada biaya produksi final barang dan jasa.

Ini berarti, baiaya barang dan jasa lanjutan, yang digunakan dalam produksi (seperti barang mentah, bahan-bahan, bahan bakar, bibit, makanan ternak, layanan pengangkutan udara, harga grosir, layanan komersil dan finansial, dll) tidak termasuk dalam GDP. Jika tidak, GDP akan mengandung akun berulang. Selain itu, GDP adalah produk domestik, karena diproduksi oleh penduduk. Penduduk adalah kesatuan ekonomi (usaha maupaun rumah tangga), dengan mengabaikan indentitas nasional dan kewarga negaraannya, yang memiliki suku bunga ekonomi dalam wilayah ekonomi negara.


GDP menunjukkan bahwa mereka terlibat dalam aktifitas produksi, atau keberadaan wilayah ekonomi di negara untuk waktu yang lama (kurang dari satu tahun).

Wilayah ekonomi negara adalah wilayah yang secara administratif dipimpin oleh pemerintah negara tersebut, dimana orang-orang, barang, dan uang dapat bergerak bebas.

Tidak seperti wilayah geografis, hal ini tidak meliputi daerah dari negara lain (kedutaan, markas milites, dll), namun meliputi wilayah negara tersebut yang berlokasi di wilayah negara lain. Dan akhirnya, GDP adalah produk kotor, karena dikalkulasikan dari pengurangan konsumsi modal tetap.

Secara terori, GDP harus ditentukan dalam skala yang bersih, contohnya dengan pengurangan konsumsi modal tetap. Namun, untuk perhitungan konsumsi modal tetap, menurut prinsip SNA, perhitungan khusus dalam data mengenai nilai pernyataan aset inti, ketahanannya dan amortisasi dalam seluruh bentuk aset inti, benar-benar dibutuhkan.

Perlindungan dalam data perhitungan tidak cocok dengan hal ini. Tidak semua negara membuat perhitungan seperti ini, dan mereka yang membuatnya, menggunakan metode yang berbeda-beda. Dengan demikian, data mengenai GDP lebih terbuka dan lebih mudah dibandingkan dengan negara lain, dan indeks GDP memiliki distribusi yang lebih luas daripada Net Domestic Product (Produk Bersih Domestik). Produk kotor domestik (Gross Domestic Product) biasanya disingkat dengan GBP.

GDP adalah bentuk dari pendapatan nasional dan akun produk yang merupakan nama resmi dari GDP - laporan, dan percobaan untuk membuat akun detail dari permintaan detail. Dasar bentuk pengukuran adalah perubahan persentase dalam tahun dengna hitungan triwulan, dan mengkalkulasi kenaikkan GDP tahun ke tahun - tingkat pertumbuhan tahunan. Dalam laporan resmi yang mendetail, juga dapat ditemukan data dalam nilai mutlk GDP AS, yang ditunjukkan dalam milyaran dolar AS. Laporan GDP dapat ditunjukkan dalam 2 perkiraan GDP, yang harus setara: yang pertama berdasarkan permintaan final kategori, kedua berdasarka penentuan pendapatan.

_____________________________________________________________________________________

Produk

Anggaran konsumsi pribadi

Investasi kotor swasta barang tahan lama dan barang tidak tahan lama domestik

Struktur investasi tetap non penduduk dalam perubahan peralatan tahan lama penduduk produsen dalam inventaris

Ekspor bersih non pertanian dari ekspor - import barang

Transaksi pemerintah

Pertahanan nasional federal (negara dan lokal)

Pemasukkan

Kompensasi pegawai

Pemasukkan upah dan gaji pada pemasukkan pemilik upah dan gaji (dengan penyesuaian)

Pemasukkan persewaan pertanian non pertanian dari satu orang (dengan penyesuaian)

Profit perusahaan (dengan penyesuaian)

Penyesuaian penilaian inventaris profit sebelum pajak penyesuaian konsumsi modal penyesuaian suku bunga bersih

Penyesuaian Produk bersih nasional Penyesuaian penurunan Penyesuaian penerimaan bersih pemasukkan pabrik

__________________________________________________________________________________

Sering kali "GDP" di gantikan dengan indikator "Real GDP":

Real GDP: Penjualan final +Inventaris Dimana: Penjualan final inventaris = konsumsi + perlengkapan tahan lama produsen + struktur non penduduk + struktur penduduk + pengeluaran pemerintah federal + pengeluaran lokal dan asing pemerintah + ekspor + impor Laporan dikeluarkan pada 8:30 pagi, waktu Washington atau pada 16,30 waktu Moscow, biasannya dalam hari kerja kedua puluh dalam satu bulan, mengikuti periode perhutungan, biro analisa ekonomi AS untuk tirulan sebelumnya. Selain itu, data dikeluarkan setiap bulan: awalnya - data sebelumnya, kemudian laporan yang sudah diperbaiki.

Hubungan dengan indeks lain GDP adalah indikator final dari hal ekonomi, dan masuk akal untuk dianggap sebagai hal pertama dalam indeks, yang mempengaruhi GDP. Meliputi output manufaktur, pemasukkan dan anggaran pribadi, biaya konstruksi dan indeks lainnya, yang seperti anda ketahui, mengenai unsur pokok struktural dari GDP satu sama lain. GDP memiliki pengaruh signifikan dalam indeks saham dan kebijakkan moneter bank central dan pemerintah. Dalam skala ini, GDP mempengaruhi suku bunga, yang jauh lebih fundamental, yang terbagi dalam waktu. Indeks amat mempengaruhi pasar. Pertumbuhan GDP menyebabkan kenaikkan nilai suku bunga nasional.

Keunikkan perilaku indeks Pertumbuhan kuat dalam konsumsi domestik ekonomi dan pertumbuhna lemah GDP dapat menyatakan bahwa import memiliki bagian besar dalam permintaan. Hasil ini dinyatakan dalam pernyataan: jika peserta pasar bertanggung jawab untuk kebijakkan ekonomi, dan puas dengan variasi nilai tukar dolar. Pertumbuhan ditentukan faktor sosial jangka panjang, seperti, gangguan dalam kenaikkan karena tegangan, salah proporsi dalam ekonomi, dan lainnya.

Ada ketergantungan penting dalam tingkat pengangguran dan pertumbuna Real GDP; Real GDP harus naik sebanyak 2,2%, jadi pengangguran tidak berubah. Jika GDP naik dari level sebanyak 1%, tingkat pengangguran akan turun sebanyak 0,1% di triwulan dan sebaliknya.

Diharuskan untuk memikirkan indeks kalkulasi - potensi Real GDP. Ini adalah pencapaiuan maksimum dalam produksi, yang dapat dimanufaktur tanpa kenaikkan tekanan inflasi. Dalam hal ini, inflasi non percepatan untuk tingkat pengangguran harus sekitar 5,5%. Saat tingkat pengangguran menurun, akan menghasilkan inflasi.

<back